Selasa, 21 Desember 2010

Download Soal - Soal Biologi SMA

1. Download Soal Biologi SMA
2. Download Soal Biologi Kelas X
3. Download Soal Biologi RSBI Kelas X Semester II (bag.1)
4. Download Soal tentang Klasifikasi Makhluk Hidup
5. Download Soal tentang Mollusca
6. Download Soal tentang Fungi
7. Download Soal tentang Protista
8. Download Soal tentang Monera
9. Download Soal tentang Virus
10. Download Soal tentang Arthropoda
11. Download Soal tentang Annelida
12. Download Soal tentang Nemathelminthes
13. Download Soal tentang Platyhelminthes
14. Download Soal tentang Coelenterata
15. Download Soal tentang Porifera
16. Download Soal tentang Plantae
17. Download Soal tentang Animalia
18. Download Soal Biologi Kelas X Semester I
19. Download Soal tentang Ekosistem dan Daur Biogeokimia
20. Download Soal Biologi RSBI Kelas X Semester II (bag. 2)


Selengkapnya...

Jumat, 17 Desember 2010

Konsep Geografi

1.       Konsep Lokasi
Menganalisis aspek positif/negatif suatu tempat/wilayah di permukaan bumi.

2.       Konsep Jarak
Merupakan pembatas alami antara dua daerah atau lebih dalam rangka pemenuhan kebutuhan manusia.

3.       Konsep Keterjangkauan
Kondisi suatu wilayah mudah atau susah untuk dijangkau atau dikunjungi disebabkan faktor morfologi, transportasi, dan iptek.

4.       Konsep Pola
Berkaitan dengan ketergantungan pada bentuk fenomena geografi di muka bumi.
Misal: pola pemukiman, pola aliran sungai.

5.       Konsep Morfologi
Bentuk muka bumi yang dipengaruhi oleh tenaga endogen/eksogen.
Misal: dataran rendah, dataran tinggi, plato
6.       Konsep Aglomerasi
Corak kehidupan manusia cenderung mengelompok menurut morfologi, sumber iar, kesuburan, sumber mata pencaharian, status sosial, dan sebagainya.

7.       Konsep Nilai Guna
Suatu tempat /wilayah memiliki nilai guna dan manfaat yang berbeda bagi masing-masing individu atau kelompok masyarakat yang juga berbeda tingkat SDM-nya.

8.       Konsep Interaksi/Interdependensi
Adanya hubungan timbal balik antara manusia dengan alam yang akan menimbulkan pergerakan manusia, barang, atau permasalahan baru.

9.       Konsep Diferensiasi Areal
Adanya perbedaan fenomena alam dan sosial menurut wilayah atau tempat.

10.   Konsep Keterkaitan Antar Ruang
Hubungan antar wilayah terjadi karena adanya persamaan atau perbedaan antar wilayah sehingga timbul rasa saling membutuhkan.
Selengkapnya...

Pendekatan Geografi

1.       Pendekatan Keruangan (Spasial)
Mengkaji perbedaan lokasi dari sifat-sifat pentingnya seperti perbedaan struktur, pola, dan proses yang terjadi.
a.       Struktur keruangan terkait dengan elemen pembentukan ruang, berupa kenampakan titik, garis, dan area.
b.      Pola keruangan berkaitan dengan bentuk lokasi dari ketiga komponen. Misalnya memanjang, radial, terpencar-pencar, dll.
c.       Proses keruangan berkaitan dengan perubahan elemen pembentuk ruang.
Untuk menganalisis suatu masalah (fenomena) dengan pendekatan keruangan dapat dilakukan dengan pertanyaan 5W1H (what, when, where, why, who, dan how).

2.       Pendekatan Kelingkungan
Mengkaji interaksi antara lingkungan, organisme, dan manusia. Untuk menganalisis fenomena (masalah) dengan menggunakan pendekatan kelingkungan dapat dilakukan dengan :
a.       Identifikasi kondisi fisik yang mendorong terjadinya fenomena tersebut.
b.      Identifikasi sikap dan perilaku masyarakat dalam mengelola alam di lokasi terjadinya fenomena tersebut.
c.       Identifikasi budidaya yang ada kaitan dengan lahan di daerah kejadian.
d.      Analisis hubungan antara budidaya dan dampak yang ditimbulkan sehingga menyebabkan terjadinya fenomena itu.
e.      Coba temukan beberapa alternatif untuk mengatasi timbulnya fenomena tersebut.

3.       Pendekatan Kewilayahan (Regional)
Merupakan kombinasi antara analisis keruangan dan analisis kelingkungan, sehingga dapat membedakan karakteristik tiap-tiap wilayah (areal differentiation). Perbedaan atau persamaan antar wilayah akan menimbulkan interaksi karena saling membutuhkan (permintaan-penawaran), saling kerjasama.
Selengkapnya...

Angin Topan Sebagai Fenomena Geosfer

Apa itu angin topan ?
Kata angin topan (hurricane) berasal dari bahasa India Barat untuk menyebut “angin besar” dengan urican. Kemudian kata angin topan adalah satu-satunya kata yang digunakan oleh para ahli cuaca untuk menyebut siklon tropis. Di Pasifik, angin topan disebut typhoon (topan); di Teluk Bengal, siklon; dan di Australia, willy-willies.

Angin topan, dengan anginnya yang hebat, tumpukan awan dan hujan yang lebat, adalah kenampakan tunggal dari mesin cuaca Bumi yang besar yang paling spektakuler. Sekitar 2000 kali lebih lebar daripada tornado, angin topan menyapu segala sesuatu yang ada di jalurnya dan menyebabkan kerugian materi yang dapat melumpuhkan perekonomian seluruh negeri. Angin topan sering memakan korban. Apabila tornado berlangsung singkat dan relatif terbatas, angin topan adalah angin yang sangat besar, bergerak lambat dan tidak dapat dihentikan.


Mengapa angin topan dapat terjadi?
Para ahli cuaca tidak mengetahui secara pasti kondisi yang menyebabkan terbentuknya angin topan. Namun demikian, ada dua unsur penting yang mendukung terbentuknya angin topan; kehangatan dan kelembaban. Angin topan hanya berkembang di laut, dan hanya di air yang hangat, dengan suhu 27⁰C (80⁰F) atau lebih. Inilah yang menyebabkan angin topan sering terjadi di wilayah tropis, di daerah seluas 1600 km (1000 mil) dari equator (20⁰LU dan LS).

Lebar rata-rata angin topan adalah 480 km (300 mil) dan berlangsung sekitar 10 hari. Anginnya dapat berhembus mencapai kecepatan 240 km per jam (150 mil per jam), yang cukup cepat untuk menghempaskan papan pemasang iklan sehingga memotong pohon palem. Angin dahsyat ini dapat menaikkan ombak sampai ketinggian 20 m (66 kaki). Ombak ini dapat membalikkan kapal pesiar dengan mudah, melemparkan kapal terbesar sekalipun.

Kapan angin topan terjadi ?
Angin topan terjadi saat adanya dua unsur pembentuknya yaitu kehangatan dan kelembaban. Waktu puncak angin topan adalah awal musim gugur di Atlantik bagian barat, Pasifik dan Samudra Hindia, ketika daerah bertekanan rendah ITCZ mendorong perkembangan depresi. Januari adalah waktu puncak angin topan di belahan bumi selatan.

Siapa yang memulai sistem pemberian nama pada angin topan ?
Sistem pemberian nama pada jenis angin topan dimulai pada tahun 1890 oleh Clement Wragge, seorang peramal cuaca dari Australia, yang menamai angin topan dengan nama-nama politisi yang tidak disukainya. Ketika para politisi memprotes, nama perempuanlah yang digunakan. Sistem ini bertahan sampai tahun 1975, tetapi sekarang setiap angin topan kedua mempunyai nama laki-laki.
 
Dimana angin topan sering terjadi ?
Angin topan terjadi sekitar tiga kali lebih sering di Pasifik daripada di Atlantik sehingga daerah di Asia Tenggara paling sering dihantam angin topan. Ada banyak sistem tekanan rendah yang berangin keras di atas samudra tropis, tetapi badai tropis dapat berubah menjadi angin topan bila angin mencapai kecepatan 117 km per jam (73 mil per jam). Ini terjadi bersama dengan depresi yang terbentuk di atas Afrika dan berjalan sampai di Atlantik dengan membawa udara laut yang hangat dan basah.
 
Bagaimana angin topan dapat terus berjalan?
Angin topan yang berkekuatan sedang menghasilkan lebih banyak energy daripada ledakan nuklir. Energi yang dihasilkan angin topan ini per hari kira-kira 1000 kali lebih banyak daripada semua tenaga listrik yang dihasilkan di seluruh Amerika Serikat.
Kunci dari energy angin topan adalah uap air. Ketika berkondensasi, uap air melepaskan energy panas dalam jumlah besar. Dalam sebuah angin topan, panas dalam jumlah besar dilepaskan karena semua udara yang masuk adalah udara yang hangat dan lembab. Energi panas ini memberi tenaga kepada angin topan yang sedang terjadi sehingga membuatnya semakin besar dan kuat.
Selengkapnya...

Pengertian Geografi Menurut Para Ahli

1.       R. Bintarto
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisis gejala alam, serta mempelajari corak yang khas mengenai penghidupan dan mencari fungsi dari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu.
2.       Hasil Semiloka Peningkatan Kualitas Pengajaran Geografi di IKIP Semarang (1988)
Geografi adalah ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan, kewilayahan, dan konteks keruangan.
3.       IV Daldjoeni
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mengajarkan tentang kegiatan manusia di dalam ruang.
4.       Otis W. Freeman dan John W. Morris
Geografi adalah suatu objek yang dinamis sehingga terdapat kejadian-kejadian tiap hari yang menunjukkan bagaimana kejadian itu terjadi dan hubungan manusia yang dipengaruhi oleh faktor-faktor geografi.
5.       J.W Alexander
Geografi adalah ilmu yang mempelajari keanekaragaman permukaan bumi secara keruangan.
6.       Ferdinand Van Richthofen
Geografi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari gejala dan sifat permukaan bumi dan penduduknya serta menerangkan hubungan sebab akibat ataupun terdapatnya gejala dan sifat-sifatnya secara bersamaan.
7.       Vernor E. Finch dan Glen T. Trewartha
Geografi adalah penjelasan yang menganalisis permukaan bumi dan pandangannya tentang hal yang selalu berubah dan dinamis.
8.       Sidney E. Ekblaw dan Donald JD Mulkurne
Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang bumi dan kehidupannya yang mempengaruhi cara hidup kita, makanan, pakaian, rumah, dan aktivitas rekreasi yang kita nikmati.
9.       Richard Hartstone
Geografi adalah suatu disiplin ilmu yang mencoba menggambarkan dan menginterpretasikan karakteristik variabel-variabel dari suatu tempat ke tempat lain di permukaan bumi sebagai tempat hidup manusia.
10.   Tim Pengembang Kurikulum Berbasis Kompetensi 2001
Geografi adalah ilmu yang mempelajari tentang gejala alam dan kehidupan di muka bumi serta interaksi antara manusia dan lingkungannya dalam kaitannya dengan hubungan keruangan dan kewilayahan.

11.   Cladius Ptolomeus
Geografi adalah suatu penyajian dengan peta dari sebagian permukaan bumi yang menunjukkan kenampakan secara umum.

12.   Immanuel Kant
Geografi adalah ilmu yang mempelajari asosiasi /keterkaitan fakta-fakta dalam ruang.

13.   Erastosthenes (Bapak Geografi)
Geografi hanya diartikan sebatas cerita mengenai kesan-kesan suatu perjalanan dari suatu tempat ke tempat lain, tanpa memperhatikan ketepatan letak di muka bumi.

No
Nama Ahli
Pokok-Pokok Pendapat
1
R. Bintarto
IP sft bumi, gjla alam, corak khas, fungsi &unsur bumi, ruang waktu
2
IKIP Semarang
IP persamaan, perbedaan fenomena geosfer
3
Daldjoeni
IP kegiatan manusia dalam ruang
4
Otis W. Freeman dan Morris
Objek dinamis, kejadian, hubungan manusia dengan faktor geo
5
JW Alexander
IP keanekaragaman bumi secara keruangan
6
Ferdinand Van Richtofen
IP gejala&sifat perm. Bumi dan penduduk, hubungan sebab akibat
7
Vernor E. Finch dan Glen
Penjelasan analisis perm.bumi, pandangan tt berubah , dinamis
8
Sidney E. Ekblaw dan Donald
IP bumi dan kehidupan , pengaruh-makanan,pakaian, aktivitas
9
Richard Hartstone
Disiplin ilmu gambarkan karakteristik variable antartempat bumi
10
Tim KBK
IP gejala alam, kehidupan muka bumi, interaksi manusia-lingkungn
11
Cladius Ptolomeus
Penyajian peta sebagian muka bumi tunjukkan kenampakan umum
12
Immanuel Kant
IP asosiasi/kaitan fakta dalam ruang
13
Eratosthenes
Sebatas cerita kesan perjalanan antart4, tdk perhtikan tepatx letak
Selengkapnya...

Prinsip Geografi

1.       Prinsip Penyebaran
Terdapatnya fenomena geosfer yang tidak merata di muka bumi.
2.       Prinsip Interelasi
Terdapat keterkaitan antara alam dengan lingkungannya serta alam dengan manusia.
3.       Prinsip Deskripsi
Merupakan gambaran lebih jauh tentang gejala dan masalah geografi yang dianalisis. Dilengkapi dengan table, grafik, diagram ataupun peta.
4.       Prinsip Korologi
Gambaran secara menyeluruh hasil analisis dari penyebaran, interelasi, dan deskripsi dalam ruang (wilayah).

Selengkapnya...

Ruang Lingkup Kajian Geografi


1.      Geografi secara garis besar dapat dikelompokkan atas 2 bagian:
a.       Geografi Fisis (physical geography)
b.      Geografi Manusia (human geography)

2.       Ruang lingkup kajian geografi menyangkut fenomena geosfer.
Komponen utamanya : litosfer, hidrosfer, dan biosfer.
-Litosfer, atmosfer, dan hidrosfer termasuk aspek alam.
-Biosfer, termasuk aspek manusia.
-Interaksi manusia dengan alam dan interaksi manusia dengan manusia termasuk aspek sosial.

3.       Contoh aspek fisik:
-Litosfer: relief, gempa bumi, tektonisme, vulkanisme, tanah.
-Atmosfer: cuaca, iklim, lapisan udara
-Hidrosfer: laut, sungai, danau, rawa

4.       Contoh aspek manusia:
-Biosfer: manusia (penduduk), tumbuhan, dan hewan.

5.       Objek kajian geografi terbagi atas 2:
-Objek material: berupa fenomena geosfer yang terdiri dari aspek fisik dan aspek sosial.
-Objek formal: cara pandang dan cara berpikir dalam menganalisa objek material dengan menggunakan sudut pandang keruangan, kelingkungan, dan kewilayahan.
Selengkapnya...

Kamis, 16 Desember 2010

Characteristics of Living Organism

All living organism, whether they are single-celled, many-celled, plants or animals, do the following things :
1.       Feeding
All living organism need food. Some of this food is used to make new tissue for growth and replacement but most of it is used to provide energy.
Types of nutrition :
a.       Autotrophic organism (Autotrophs)
Build up all the organic molecules they need from simple inorganic substances.
Ex : plants in any ecosystem, it is the autothroph which are the producers.
b.      Heterotrophic organism (Heterotrophs)
Use ready make organic compounds as their food source. These organic compounds will have been made, originally by autotrophic organisms (mainly plants)
The heterotrophs digest the organic compounds to simpler substances and absorb the products into their bodies.
Animal, fungi, and some bacteria and protists are heterotrophs.
Animal take in food, in the form of complex organic molecules (carbohydrates, lipid, and protein) and digest them to simpler compounds (glucose and amino acid) which can be absorbed.
Fungi and heterotrophic bacteria also digest their food source but do so by a process of external digestion.
1)      Saprotrophs
These are organisms which feed on dead and decaying matter. Often they release digestive enzymes into their food and absorb the soluble products back into their bodies. Bacteria and fungi are examples of saprotrophs which digest dead wood, rotting vegetation or the humus in the soil.
2)      Parasites
A parasite is an organism which derives its food from another organism, called the host, while the host is still alive
a)      Ectoparasites live, for most of their life cycle, on the surface of their host.
b)      Endoparasites live inside the host
A tapeworm is an endoparasite living in the intestine of a vertebrate host and absorbing the host’s digested food
A flea is an ectoparasite which lives in the fur or feathers or mammals or birds and sucks blood from the skin.
An aphid (greenfly) is a parasite on plants and sucks food from the veins in their leaves or stems.

2.       Breathe/Breathing/Respiration

Breathe                                >> they take in oxygen and give out carbondioxide. This exchange of gases
      takes place between the organism an the air or between the organism and
      water. The oxygen is used for respiration.

Respire                                 >> They break down food to obtain energy.

Respiration                          >>The process by which energy is produced from food 
                                            >>The chemical process which takes place in cells

1)      Aerobic Respiration
Aerobic means that oxygen is needed for this chemical reaction.
The process is called oxidation and the food is said to be oxidized.
The process is :
C6H1206 + 6O2 à 6CO2 + 6H2O + energy
Aerobic respiration takes place in mitochondria. The mitochondria generate a compound called ATP, which is used by the cell as the source of energy for driving other chemical reactions in the cytoplasm and nucleus.

2)      Anaerobic Respiration
Anaerobic means in the absence of oxygen.
In this process, energy is still released from food by breaking it down chemically but the reactions do not use oxygen though they do often produce carbondioxide.
Example : Fermentation
C6H1206 -> 2C2H5OH + 2CO2 + energy
Fermentation is the action of yeast on sugar solution to produce alcohol.

3.       Grow and Development

Growth è is the process of biological change happening in organism, which is the increment of size
         (volume, mass, and height) that has irreversible properties (cannot go back to the initial
        condition)

Development è is the specialization of cells to be certain structure and function.

The development cannot be measured, but it can be seen from the change of shape and maturity level.




4.       Reproduction

Every living organism produces other organisms, or offspring, of the same kind. This process is called reproduction. Only living organisms can reproduce. Livingthing reproduce in many different ways. However, there are two basic forms of reproduction. Sexual reproduction usually requires two parents. Asexual reproduction requires only one.

5.       Respond to stimuli or irritability

All living things react to stimuli. Stimuli are changes in the environment, or surroundings of living organisms. Some common stimuli that affect plants and animals are light and temperature. The action or movement of the organisms caused by the stimulus is called response. The zbility of an organism to respond to a stimuli is called irritability.

6.       Movement

Locomotion refers to the movement of an organism from place to place. Movement refers to a change in position of any part of an organism body, but does not necessarily involve locomotion. Chewing, breathing, the heart beat and blinking are all examples of movement in humans.

7.       Excretion

Many chemical reaction take place inside the cell of an organism in order to keep it alive. Some products of these reactions are poisonous and must be removed from the body. For example, the break down of glucose during respiration produces carbondioxide. This carried away by the blood and removed in the lungs. Excess amino acids are deaminated in the liver to form glycogen and urea. The urea is removed from the tissues by the blood and expelled by kidneys.

Urea and similar waste products, like uric acid from the breakdown of proteins, contain the element nitrogen. For this reason they are often called nitrogenous waste products.

During feeding, more water and salts are taken in with the food than are needed by the body. So these excess substances need to be removed as fast as they build up.
The nitrogenous waste products, excess salts and spent hormones are excreted by the kidneys as a watery solution called urine. Selengkapnya...

Dalil Tentang Menyantuni Kaum Dhuafa

QS AL ISRA AYAT 26 - 27 MENYANTUNI KAUM DHUAFA
وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا
إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا
Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan; dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros.
Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara setan dan setan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.
Dua ayat dimuka termasuk rangkaian beberapa ayat dalam surat al israa yaitu ayat 22 - 39 yang intinya menjelaskan :
hakekat iman dan amal saleh yang apabila diterapkan oleh setiap mukmin berarti ia mempunyai obsesi keahiratan, sehingga ia tergolong orang-orang yang beruntung dalam catatan amalnya dan mujur nasibnya kelak di ahirat (dijelaskan dalam ayat 22 )
perwujudan (manefistasi) dan persartan iman yaitu :
beribadah kepada Allah tanpa sekecilpun berbuat syirik
berbakti kepada kedua orang tua karena sebab perantara mereka adanya kelahiran manusia
 poin tersebut di atas disebutkan secara berurutan dalam ayat 23 seakan Allah mensejajarkan kewajiban hanya saja poin yang terakhir itu di tambah dengan kewajiban mendoakan keduanya yang di jelaskan pada ayat 24
melakukan beberapa jenis ibadah sosial, memiliki dan menerapkan nilai-nilai akhlakul karimah dan menjunjung tinggi norma hukum islam, semuanya itu di rinci dan diuraikan pada ayat 25-39.
khusus pada ayat 26 - 27
وَآتِ ذَا الْقُرْبَى حَقَّهُ وَالْمِسْكِينَ وَابْنَ السَّبِيلِ
nilai kebajikan yang diajarkan pada potongan ayat ini adalah nilai ibadah sosial  memenuhi hak-hak sanak kerabat yaitu dengan membangun hubungan hablumminannas dengan saling membantu sebagai kewajiban bersama setelah itu baru segi ibadah sosial di tujukan kepada kaum fakir miskin dan orang yang kehabisan bekal dalm perjalanan. Orang yang berhak di santuni dalam kategori keduanya adalah termasuk kaum DHUAFA
وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا  
setelah menyinggung tentang ibadah sosial maka melalui bagian akhir surat al isra ayat 26 ini Allah telah memberikan batasan larangan "jangalah kamu berlaku tabdzir terhadap karunia rizki yang sudah Allah berikan kepadamu" yang dimaksud tabdzir adalah membelanjakan harta tidak pada tempatnya. Lebih tabdzir lagi membelanjakan harta untuk keperluan maksiat.
 إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ
dan tentu saja para pemboros itu adalah kaki tangan setan. karena nikmat rizki yang di berikan oleh Allah kepada mereka bukanlah digunakan untuk sesuatu yang di ridloi malah justru di gunakan untuk berbuat durhaka kepada NYA.
      وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِرَبِّهِ كَفُورًا   
disinilah syetan disebut kafur tidak di sebut dengan sifat-sifat terkutuk lainya karena orang-orang yang menghambur-hamburkan harta untuk keperluan maksiat berarti ia kafur sebagai mana yang dilakukan oleh sytan.

SURAT AL BAQARAH AYAT 177
177. Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu kebajikan, akan tetapi Sesungguhnya kebajikan itu ialah beriman kepada Allah, hari Kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi dan memberikan harta yang dicintainya kepada kerabatnya, anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan) dan orang-orang yang meminta-minta; dan (memerdekakan) hamba sahaya, mendirikan shalat, dan menunaikan zakat; dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji, dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan. mereka Itulah orang-orang yang benar (imannya); dan mereka Itulah orang-orang yang bertakwa.


Menurut ajaran Agama Samawi, bahwa yang menjadi prinsip bukanlah menghadap kiblat melainkan :
1. Beriman kepadaAllah, hari akhir, para Malaikat, Kitab-Kitab Allah, dan para Rasul (urutan 5 prinsip keimanan ini menurut QS Al Baqarah : 177)
2. Beribadah ritual
3. Beribadah sosial
4. Menjunjung tinggi kesepakatan
5. Bersabar ketika menghadapi kesempitan, penderitaan, dan ketika bedempur di medan perang.

potongan ayat pertama
Rasulullah SAW beserta kaum muslimin mula-mula dalam shalatnya menghadap ke arah Masjidil Aqsha di Kota Baitul Maqdis selama 16 bulan. Kemudian pada tahun 2 H I 224 M turunlah perintah Allah supaya dalarn shalat tidak lagi menghadap ke arah Masjidil Aqsha melainkan ke arah Ka'bah. Pemindahan kiblat ini dipersoalkan oleh kaum ahli kitab, maka terjadilah perdebatan yang panjang sampai memuncak antara kaum ahli kitab dan kuam muslimin. Kaum ahli kitab memandang bahwa shalat dengan menghadap kepada selain kiblat mereka (Baitul Maqdis) tidak akan diterima oleh Allah; Sementara kaum muslimin memandang bahwa shalat itu tidak akan diterima oleh Allah kecuali dengan menghadap Ka'bah, yaitu kiblat Nabi Ibrahim leluhur para Nabi. Ditengah-tengah perdebatan itulah lalu ayat dimuka turun dalam rangka menjelaskan bahwa menghadapkan wajah ke arah kiblattertentu bukanlah suatu kebajikan yang dimaksud dalam agama, karena kiblat ifu semata-mata untuk memelihara kesadaran bagi orang yang shalat bahwa ia sedang bermunajat kepada Tuhannya, berdoa semata-mata kepada-Nya dengan benar-benar berpaling dari segala sesuafu selain Dia. Di samping ifu, kiblat merupakan :
1. simbolkesatuan umat dalam satu tujuan
2. sarana untuk membiasakan orang-orang yang shalat agar selalu bersatu dalam
segala urusan yang menyangkut kepentingan dan tujuan bersama
3. sarana untuk menyatukan langkah di kalangan mereka.

Potongangan ayat kedua
Berdasarkan ayat di muka, yang dimaksud dengan 'AI Birru" (kebajikan)
adalah segala sesuatu yang dapat mendekatkan kepada Allah, yang terdiri dari
iman, amal shaleh dan akhlaqul karimah. Selanjutnya ayat di muka merinci
kebajikan itu sebagai berikut :
1. Beriman kepada Allah, dan inilah yang merupakan dasar dan sumber segala kebajikan. Tentu saja Iman kepada Allah itu tidak akan terwujud jika tidak disertai dengan kemantapan hatibeserta sikap tunduk dan patuh kepada Allah, sehingga tidak satu pun nikmat yang dapat membuat timbulnya sikap kufur, dan tidak satu pun ujian dan bencana yang membuat timbulnya sikapkeluh kesah.
2. Beriman kepada hari akhir. Iman yang kedua ini menimbulkan kesadaran bahwa di sana akan ada kehidupan lain yang di dalamnya tidak ada lagi tuntutan untukberamal, bekerja dan berkarya, melainhan yang ada hanyalah perhifungan amal beserta pembalasannya. Dengan iman yang kedua ini manusia diharapkan agar selalu berhati-hati dalam beramal dan berbuat, dan tidak berlebihan dalam menaruh harapan kepada segala kenikmatan duniawi yang bersifat sementara ini.
3. Beriman kepada para malaikat. Iman yang ketiga ini merupakan dasar keimanan kepada wahyu, terutusnya para Nabi, dan hari akhir. Mengingkari adanya para malaikat berarti juga mengingkari ketiga hal tersebut, karena malaikat pembawa wahyu itulah yang atas izin Allah menyampaikan pengetahuan kepada seorang Nabi tentang segala urusan agama.
4. Beriman kepada kitab-kitab samawi. Iman yang keempat ini mendorong timbulnya kepatuhan terhadap segala perintah dan larangan yang terkandung di dalamnya. Karena orang yang sudah yakin bahwa sesuaru itu baik dan bermanfaat pasti akan terdorong untuk melakukannya, dan sebaliknya : orang yang sudah yakin bahwa sesuatu itu jelek dan berbahaya pasti akan terdorong untuk menjauhi dan meninggalkannya.
5. Beriman kepada para Nabi. Iman yang kelima ini mendorong timbulnya keinginan untuk mengiluti pefunjuk-petunjulrrya, dan meneladani segala prilakunya, akhlaknya maupun sikap santunnya.
6. Memberikan harta yang dicintai kepada :
a. Sanak kerabat yg membutuhkan santunan; mereka' inilah yang paling berhak untuk disantuni. Karena manusia itu atas dasar fitrahnya sendiri pasti ikut menderita jika melihat kondisi kemiskinan di kalangan sanak kerabatnya, lebih-lebih jika salah satu di antara mereka meninggal dunia atau menghilang. Dengan demikian, maka orang yang hidup dalam kondisi yang mapan, lalu suka rnemutuskan hubungan dengan sanak kerabatnya dan enggan membanfu mereka, berarti ia melanggar agama dan fitrahnya sendiri. Karena itu dalam sebuah Hadits disebutkan :
" Sedekahmu kepada orang-orang lslam (pahalanya) satui, tetapi kepada sanak
kerabatmu pahalanya dua" .
Sebab bersedekah kepadasanakkerabat ifu berarti melakukan dua macam amal shaleh : bersedekah itu sendiri dan mempererat hubungan famili.
b. Anak yatim; karena anakyang hidup dalam kondisi miskin lantaran tidak punya ayah dan tidak punya penghasilan itu sangat membutuhkan kepedulian dan santunan dari orang-orang yang mampu, agar ia tidak semakin buruk kondisinya dan salah asuhan. Jika kondisinya seperti itu dibiarkan, maka dikhawatirkan kelak menjadi orang yang berbahaya bagi dirinya sendiri dan bagi masyarakat luas.
c. Orang miskin; yaitu orang yang lemah,dalam usaha untuk mencukupi dirinya sendiri.
d. Musafir yg memerlukan pertolongan; artinya musafir yang tidak bertujuan untuk berbuat maksiat atau melakukan tindak kejahatan.
e. Pengemis; yaitu orang yang terpaksa mengemis lantaran amat sangat miskin, bukan lantaran malas bekerja dalam kondisi masih kuat bekerja.
f . Upaya untuk memerdekakan budak; jika dikembangkan lagi maka kebajikan yang satu ini meliputi pemberian santunan kepada para pekerja yang diperas oleh majikannya, terutama pekerja wanita dan anak-anak.
7. Mendirikan shalat dalam arti mengerjakannya dengan cara yang sebaik-baiknya, dan terutna menghayati rahasia maknanya dengan diwujudkan dalarn bentukmenerapkan nilai-nilai akhlqul karimah dan mencegah diri dari berbuat fahsya' (keji) dan munkar.
8, Menunaikan zakat. Kebajikan yang satu dalam Al Qur'an selalu dirangkai
dengan shalat, karena shalat itu merupakan lembaga pendidikan jiwa, sedangkan harta merupakan teman pelipur jiwa. Oleh karena itu, mengorbankan harta untuk kepentingan agama dan umat merupakan salah satu sendi pokok dari segala kebajikan, sehingga para sahabat pada masa I{halifah Abu Bakar menyepakati ketentuan hukurm bahwa pam pembangkang zakat wajib ditumpas.
9. Menepati janji; baik janji kepada Allah maupun janji kepada sesame manusia dalam urusan yang diridlaioleh Allah.
1O. Bersabar dalam kesempitan, penderltaan, dan dalam peperangn.

Ketiga kondisi ini dikhususkan bukan berarti selain dalam kondisi tersebuttidak perlu kesabaran. Orang yang mampu bersabar dalam ketiga kondisi itu tenfunya akan lebih bersabar lagi dalam kondisi yang lain.
.Kesempitan artinva mengalami krisis ekonomi. Jika krisis ekonomi itu sudah demikian parah, maka kebanyakan orang yang mengalaminya mudah menjadi kafir.
.Penderitaan artinya menderita sakit. Jika sakit itu sudah demikian parah, maka biasanyai menyebabkan orang yang mengalaminya menjadi lemah akhlaknya dan mudah putus asa.
.Sementara dlrm kondisi peperangan kebanyakan bisa menimbulkan sikap pengecut kemudian lari tunggang langgang meninggalkan medan pertempuran. Orang lebih suka mencarimusuh, tetapi ketika musuh sudah datang dan siap menyerbu ternyata lari ketakutan. Demikian ini menurut ajaran Islam tergolong dosa besaryang sejajar dengan syirik.

Kemudian pada_ akhir ayat di muka ditegaskan bahwa mereka yang mampu menerapkan nilai-nilai kebajikan tersebut di atas dikualifikasikan sebagai orang-orang yang benar imannya, dan dikualifikasikan pula sebagai orang-orang yang bertaqwa. Selengkapnya...

Dalil tentang Berlomba-lomba dalam kebaikan

Surat Al - Baqarah : 148 & Surat Al - Fathir : 32

Surat Al Baqarah ayat 148

وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ هُوَ مُوَلِّيهَا فَاسْتَبِقُواْ الْخَيْرَاتِ أَيْنَ مَا تَكُونُواْ يَأْتِ بِكُمُ اللّهُ جَمِيعاً إِنَّ اللّهَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ ﴿١٤٨﴾

Artinya :
Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu.( Q.S Al-Baqarah : 148 )

Arti kata kata :

وَلِكُلٍّ :Dan bagi tiap tiap umat بِكُمُ اللّهُ :Dengan/padamu Allah
وِجْهَةٌ :Kiblat جَمِيعاً :Sekalian /semua
هُوَ :Ia إِنَّ اللّهَ :Sesungguhnya Allah
مُوَلِّيهَا :Menghadap kepadanya عَلَى كُلِّ :Atas segala
فَاسْتَبِقُوا :Maka berlomba lombalah kamu شَيْءٍ :Sesuatu
الْخَيْرَاتِ :Kebaikan قَدِيرٌ :Mahakuasa
أَيْنَ مَا :Dimana saja
تَكُونُوا :Kamu berada
يَأْتِ :Mengumpulkan




Identifikasi Tajwid:

1. Idgam bigunnah, yaitu huruf tanwin bertemu wau dalam bacaan وَلِكُلٍّ وِجْهَةٌ
2. Izhar halqi, yaitu huruf tanwin bertemu ha dalam bacaan وِجْهَةٌ هُوَ
3. Mad Tabi`i, yaitu sebelum huruf ya bersukun hurufnya berharakat kasrah dalam bacaan مُوَلِّيهَا
4. Ikfa, yaitu huruf bertanwin bertemu huruf qaf dalam bacaan جَمِيعاً إِنَّ اللّهَ
5. Mad arid lisukun, yaitu mad yang ada sebelum tanda berhenti/waqaf pada bacaan قَدِيرٌ

ISI KANDUNGAN
Tiap tiap umat ada kiblatnya masing masing yang dijadikan arah untuk ibadah pada zamanya. Umat Islam menhadapkan wajahnya dalam beribadah menuju ke arah Masjidil Haram yang di dalamnya ada bangunan Kakbah. Umat nabi Ibrahim dan Ismail juga menghadap ke arah Kakbah sedangkan umat Bani Izrail dan umat Nasrani menghadap ke arah Baitul Maqdis. Allah swt memberikan ketentuan bagi setiap umat manusia dalam beribadah kepadaNya dengan menunjukkan rah kiblat yang sudah di tentukan. Manusia yang taat dan patuh terhadap apa yang diperintahkan Allah tentu akan melaksanakan dengan penuh taqwa, sedangkan orang yang ingkar akan mencari dan membuat arah kiblat sendiri sesuai dengan keinginanya.
Allah swt akan dapat menilai dan melihat hamba hambanya yang patuh dan taat, dapat pula melihat hambanya yang melanggar serta meninggalkan perintahnya. Manusia yang senantiasa berbuat baik dan taat pastilah Allah akan membalasanya dengan pahala berupa Syurga, Sedangkan manusia yang lalai dan meninggalkan perintah Allah maka tempatnya adalah di Neraka yang apinya senantiasa menyala nyala.
Hari kiamat sebagi hari pembalasan akan menjadi suatu masa bahwa setiap perbuatan manusia akan diminta pertanggungjawabanya. Perbuatan baik sekecil appun pasti akan mendapat balasanya demikian juga perbuatan buruk atau jahat sekecil apapun juga akan mendapat balasan yang sangat adil dan setimpal. Tak ada satupun manusia di hari kiamat yang akan dapat meloloskan diri dari pengadilan Allah swt. Kehidupan di akhirat hakekatnya adalah kehidupan hakiki dan merupakan kehidupan yang sebenarnya,oleh karena itu kehidupan yang sebentar di dunia ini hendaklah benar benar digunakan dengan sebaik baiknya untuk di isi dengan amal perbuatan yang baik. Kebahagiaan manusia di akhirat sesungguhnya ditentukan oleh kebahagiaan di dunia ini dengan satu syarat senantiasa melakukan dan melaksanakan syariat Allah dengan sebaik baiknya.

Allah swt sudah memberikan gambaran dan peringatan agar manusia berhati hati dalam hidup ini sebagaimana banyak tertuang dalam firman Allah yang berisi agar manusia berbuat baik, karena setiap perbuatan akan kembali kepada manusia itu sendiri. Seperti disebutkan dalam Al quran surat, Al-baqarah ayat; 25,58,83,195, Al-Maidah : 13, Al-An`am : 84, Al-A`raf : 56, Yunus: 26, dan Surat Yunus : 7
Selain firman Allah tersebut masih banyak surat dalam Al quran yang memerintahkan untuk berbuat baik. Maka dengan niat penuh keikhlasan hendaklah kita awali dan perbaharui hidup ini dengan niat untuk senantiasa melakukan amal amal perbuatan yang baik.

Surat Al Fathir : 32

ثُمَّ أَوْرَثْنَا الْكِتَابَ الَّذِينَ اصْطَفَيْنَا مِنْ عِبَادِنَا فَمِنْهُمْ ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ وَمِنْهُمْ سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ بِإِذْنِ اللَّهِ ذَلِكَ هُوَ الْفَضْلُ الْكَبِيرُ ﴿٣٢﴾
Artinya :
Kemudian Kitab itu Kami wariskan kepada orang-orang yang Kami pilih di antara hamba-hamba Kami, lalu di antara mereka ada yang menganiaya diri mereka sendiri dan di antara mereka ada yang pertengahan dan di antara mereka ada (pula) yang lebih dahulu berbuat kebaikan dengan izin Allah. Yang demikian itu adalah karunia yang amat besar.

Arti kata kata

ثُمَّ :Kemudian مُّقْتَصِدٌ :Ada yang pertengahan
أَوْرَثْنَا :Kami wariskan سَابِقٌ :Yang lebih dulu
الْكِتَابَ :Kitab itu بِالْخَيْرَاتِ :Berbuat kebaikan
الَّذِينَ :Yang بِإِذْنِ اللَّهِ :Dengan izin Allah
اصْطَفَيْنَا :Kami pilih ذَلِكَ هُوَ :Yang demikian itu adalah
مِنْ عِبَادِنَا :Diantara hamba hamba kami الْفَضْلُ :Karunia
فَمِنْهُمْ :Lalu diantara mereka الْكَبِيرُ :Yang amat besar
ظَالِمٌ :Menganiaya
لِّنَفْسِهِ :Diri mereka sendiri
وَمِنْهُم :Dan diantara mereka



Identifikasi Tajwid :

1. Mim musyadah atau mim bertasydid pada bacaan ثُمَّ
2. Izhar yaitu huruf nun bersukun bertemu huruf `ain pada bacaan مِنْ عِبَادِنَا
3. idgam bilagunnah yaitu huruf tanwin bertemu huruf lam pada bacaan ظَالِمٌ لِّنَفْسِهِ
4. idgam mimi yaitu huruf mim bersukun bertemu huruf mim pada bacaan وَمِنْهُم مُّقْتَصِدٌ
5. izhar syafawi yaitu huru mim bersukun bertemu huruf sin pada bacaan وَمِنْهُمْ سَابِقٌ
6. iqlab yaitu tanwin bertemu huruf ba pada bacaan سَابِقٌ بِالْخَيْرَاتِ

Isi Kandungan :

Berdasarkan surat dan ayat di atas Ibnu Taimiyyah membagi manusia kedalam tiga derajat kedudukan manusia :

1. Golongan Dholimun Linafsih, ialah golongan yang selalu mendholimi dan menganiaya diri sendiri. Mereka merupakan golongan yang durhaka kepada Allah SWT, dengan meninggalkan perintaNya dan mengerjakan Larangan laranganNya.
2. Golongan Mukhtasid, ialah golongan dari kelompok manusia yang derajatnya berada pada pertengahan, bersifat cermat dan senantiasa berhati hati dengan melaksanakan kewajiban dan menjauhi larangan laranganNya.
3. Golongan Sabiqun Bil Khairat, ialah golongan dari manusia yang senantiasa aktif dalam melakukan kebaikan. Golongan ini memiliki ruhiyyah yangtinggi dengan senantiasa melaksanakan yang wajib dan mengerjakan amalan amalan yang sunat. Hidupnya istiqomah dan menjauhi dari perkara perkara yang syubhat dan ragu ragu dalam kehidupan sehari hari.

Allah swt mewariskan kitab ( Al Quran ) kepada hamba hambanya yang terpilih untuk diamalkan dan dikerjakan apa yang diperintahkan dan dilarang dalam kitab tersebut. Dalam kenyataanya manusia memiliki berbagai ragam bentuk aktifitas untuk menerima dan mewarisi kitab yang telah Allah wariskan. Ada diantara mereka menanggapi kitab Allah dengan sungguh sungguh dan mengerjakanya dengan amal amal perbuatan baik karena mendapatkan ridho dan izin Allah, adapula yang menerima dengan seenaknya tanpa mau mengerjakan apalagi mentaati isi dan ajaran kitab Allah tersebut sehingga apa yang dilakukanya sesungguhnya seperti menganiaya diri sendiri. Karena manusia yang tidak mau beramal baik sesuai dengan kitab Allah sesungguhnya amal perbuatan itu akan kembali pada dirinya sendiri. Dan yang lebih banyak manusia itu ada di pertengahan yang terkadang taat namun dilain waktu manusia itu melanggar.
Kitab Allah ( Al-Quran ) merupakan satu pedoman hidup manusia baik untuk kebahagiaan di dunia maupun kebahagiaan hidup di akhirat. Agar manusia mampu meraih kedua hal tersebut maka manusia dituntut untuk mampu memahami, membaca, dan mengamalkan apa yang terkandung dalam kitab Allah tersebut. Orang Islam mempunyai kewajiban untuk mampu dan dapat membaca Al-quran dengan baik dan benar, memahami arti dan maknanya, serta mengamalkan apa yang ada didalamnya.

Sayid Sabiq dalam kitabnya telah membagi akhlak manusia kedalam tiga tingkatan :

1. Nafsu Amarah, ialah nafsu manusia yang tingkatanya paling rendah dan sangat hina karena senantiasa mengutamakan desakan dan bisikan hawa nafsu yang merupakan godaan syaitan.
2. Nafsu Lawwammah, ialah nafsu yang senantiasa menjaga amal manusia untuk berbuat salih dan berhati hati serta instropeksi terhadap kesalahan kesalahan apabila terperosok kedalam kemungkaran.
3. Nafsu Muthmainah, ialah akhlak manusia yang paling tinggi derajatnya karena memiliki ruhani dan jiwa yang tenang, suci, dalam keadaan selalu melakukan kebaikan kebaikan dan beramal shalih. Selengkapnya...