Kamis, 16 Desember 2010

Jenis dan Ciri Tanah

  1. Tanah padzolik merah kuning, adalah tanah yang terjadi dari pelapukan batuan yang mengandung kuarsa pada iklim basah dengan curah hujan 2500 – 3500 mm/tahun.
·         Basah jika terkena air
·         Banyak terdapat di pegunungan seperti di Nusa Tenggara
·         Tanah diusahakan untuk perladangan, kebun karet, teh, dan kopi
  1. Tanah organosol, adalah tanah yang terjadi dari bahan induk organic seperti gambut dan rumput rawa pada iklim basah dengan curah hujan lebih dari 2500 mm/tahun.
·         Sebagian besar masih tertutup hutan rawa gambut dan rumput rawa.
·         Terdapat di daerah pasang surut
  1. Tanah aluvial, adalah tanah yang berasal dari endapan lumpur yang dibawa melalui sungai-sungai.
·         Bersifat subur sehingga baik untuk pertanian bahan-bahan makanan
  1. Tanah kapur, adalah tanah yang berasal dari batuan kapur yang umumnya terdapat di daerah pegunungan kapur berumur tua.
·         Tidak subur, tetapi masih dapat ditanami pohon jati
  1. Tanah vulkanis, adalah tanah yang berasal dari pelapukan batu-batuan vulkanis, baik dari effusif maupun (efflata), sangat baik untuk pertanian karena sangat subur
  2. Tanah pasir, adalah tanah yang berasal dari batu pasir yang telah melapuk, miskin kadar air.
  3. Tanah humus, adalah tanah yang terjadi dari tumbuh-tumbuhan yang telah membusuk, subur  dan berwarna hitam.
  4. Tanah laterit, adalah tanha yang banyak mengandung zat besi dan aluminium, disebut juga tanah merah.

2 komentar:

  1. makasih..
    tapi ciri2 nya di tambah dunk!!!

    BalasHapus
    Balasan
    1. sama-sama...iya mohon maaf berhubung masih dari satu referensi..

      Hapus