Minggu, 27 November 2011

Beasiswa Unggulan dari Kemendiknas, Siapa Mau?

Sekadar mau share, buat ngedapaetin beasiswa unggulan dari Kemendiknas, temen-temen semua bisa download buku panduannya disini
Download Formulir Pendaftaran

Mau info lebih lanjut, silahkan klik website-nya disini
Selengkapnya...

Download Soal UN Matematika IPA SMA disertai Pembahasan

Teman-teman semua ! Untuk persiapan UN SMA 2011/2012, kali ini bintang mau share Soal dan Pembahasan UN Matematika 2010/2011
Bagi yang mau download, silahkan klik disini

Semoga bermanfaat !
Selengkapnya...

Download Contoh Esai yang Baik

Bagi teman-teman yang ingin mencoba menulis esai, mungkin contoh ini dapat digunakan sebagai analisis panduan. Untuk download, klik disini Selengkapnya...

Prediksi Soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas X SMA

Prediksi Soal Ujian Bahasa Indonesia Kelas X SMA download disini

Sesuai KTSP 2006, berdasarkan indikator dan disertai pembahasan !!
Selengkapnya...

Download Ringkasan Materi Bahasa Indonesia Kelas XI Semester II

Untuk persiapan ujian, silahkan download ringkasan materi Bahasa Indonesia Kelas XI SMA semester II disini Selengkapnya...

Download Contoh Tajuk Rencana

untuk mendownload contoh tajuk rencana, klik disini
Selengkapnya...

Download Ringkasan Materi Agama Islam MID SEMESTER 1 KELAS IX

Buat adik-adik SMP Kelas IX, kalau susah ngerangkum materi buat dihafal, nih ada link nya:
download

Semoga bermanfaat :)
Selengkapnya...

Download Ringkasan Materi Agama Islam Kelas VIII SMP

Susah merangkum materi untuk dihafal dalam ujian?
Nih, ada link rangkuman materinya : download

Semoga bermanfaat :)
Selengkapnya...

Perilaku Terpuji: Tata Krama

Tata : adat, aturan, norma, peraturan
Krama : sopan santun, tindakan, kelakuan, perbuatan.
Tata krama adalah:
Kebiasaan adat sopan santun yang disepakati dalam lingkungan pergaulan antara anggota masyarakat disekitar tempat.
Kebisaan sopan santun yang disepakati dilingkungan rumah / keluarga, sekolah, hubungan masyarakat ditempat siswa berada.
Sopan santun adalah
Sikap perilaku seseorang yang merupakan kebiasaan yang disepakati dan diterima dalam lingkungan pergaulan.


Sikap dan perilaku tersebut harus diwujudkan dalam:

1.Sikap berbicara
2.Sikap duduk
3.Sikap berdiri
4.Sikap berjalan
5.Sikap berpakaian
6.Sikap makan dan minum
7.Sikap pergaulan
8.Sikap penghormatan
9.Sikap menggunakan fasilitas umum
Selengkapnya...

Perilaku Terpuji: Peduli Terhadap Orang Lain

Peduli Terhadap Orang Lain.

Dalam Al Qur’an surat Al Fath ayat 29, Allah menerangkan kepada kita bahwa Muhammad adalah utusan Allah dan orang-orang yang bersamanya dan dia adalah keras terhadap orang kafir, tetapi berkasih sayang bersama mereka. Ayat ini menjelaskan bahwa nabi diutus kepada semua umat manusia dalam rangka memberi peringatan dan kabar gembira, menerangi kehidupan manusia yang dulunya berada dalam kebodohan agar mereka tidak lagi berbuat sewenang-wenang terhadap orang lain. Sebagai contoh, pada zaman jahiliyah, khusunya pada kaum quraisy yang dianggap penguasa, sedangkan orang miskin dan lemah dianggap sebagai budak. Hukum ketika itu bersifat ekslusif dan melindungi orang-orang tertentu saja sehingga orang-orang kuat menindas orang-orang lemah.

Allah mengutus Rasulullah SAW untuk mengembalikan hak-hak dan martabat manusia yang rusak. Rasulullah memulai kembali dengan menata perilaku seluruh umatnya yang selama ini terjebak dalam kejahiliyahan dan mengangkat derajat mereka sebagai manusia yang mulia. Orang-orang yang kuat selalu diarahkan untuk berlemah lembut dan mengasihi orang yang lemah, membantu dan melindungi mereka. Manusia dianggap sama keberadaanya di hadapan Allah yang membedakannya hanyalah ketakwaanya. Dengan demikian, kita sebagai generasi penerus muslim hendaknya turut mengasah kepekaan terhadap orang yang lemah atau duafa dengan mengikuti sifat kasih sayang dan lemah lembut yang telah diteladankan oleh Rasulullah SAW

ﻮﺍﷲ ﻔﻲ ﻋﻮﻥ ﺍﻟﻌﺒﺩ ﻤﺎ ﻜﺎﻥ ﺍﻠﻌﺒﺩ ﻔﻲ ﻋﻮﻥ ﺃﺧﻳﻪ (ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻠﺷﻴﺧﺎﻦ)
Artinya :“Allah itu senantiasa menolong hambanya, selagi hambanya itu menolong saudaranya.” (HR Asy Syaikhan).

ﻤﺛﻞ ﺍﻟﺨﺴﺪ ﺍﺬ ﺍﺷﺘﻜﻰ ﻤﻨﻪ ﻋﻀﻭ ﺘﺪﺍﻋﻰ ﻟﻪ ﺴﺎﺋﺮﺍﻠﺨﺴﺪ ﺒﺎ ﻠﺴﻬﺮ ﻮ ﺍﻠﺤﻤﻰ (ﺮﻮﺍﻩ ﺍﻠﺒﺨﺎﺭﻯ)
Artinya : “Perumpamaan seorang mukmin itu (dalam kasih sayang mereka, lemah lembutnya, dan rasa cinta mereka) bagaikan satu jasad atau badan yang apabila sakit salah satu anggota tubuhnya maka seluruh tubuhnya merasakan sakitnya.” (HR Bukhari)
Selengkapnya...

Perilaku Terpuji: Menghargai Karya Orang Lain

PERILAKU TERPUJI

Menghargai Karya Orang Lain

Menghargai hasil karya orang lain  salah satu upaya membina keserasian dan kerukunan hidup antar manusia agar terwujud kehidupan masyarakat yang saling menghormati dan menghargai sesuai dengan harkat dan derajat seseorang sebagai manusia.
Hadits Nabi Muhammad SAW yang artinya :
“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang bekerjan dan menekuni kerjanya.” (HR Baihaqi)
Menghormati dan menghargai karya orang lain  tanpa memandang derajat, status, warna kulit, atau pekerjaan orang tersebut karena hasil karya merupakan pencerminan pribadi seseorang.
Berkarya  melakukan atau mengerjakan sesuatu sampai menghasilkan sesuatu yang menimbulkan kegunaan atau manfaat dan berarti bagi semua orang. Karya tersebut dapat berupa benda, jasa atau hal yang lainnya.
Keberhasilan seseorang tidak dicapai dengan mudah dan santai tapi dengan perjuangan yang gigih, ulet, rajin dan tekun serta dengan resiko yang menyertainya. Oleh karena itu, kita patut memberikan penghargaan atas jerih payah tersebut. Isyarat mengenai keharusan seseorang bersungguh-sungguh dalam berkarya dijelaskan dalam Al Qur’an sebagai berikut.
Artinya : “…Karena sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan ada kemudahan. Maka apabila kamu telah selesai (dari satu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh kerjaan yang lain.”
(QS Al Insyirah : 5-7),
Cara yang bisa diwujudkan untuk menghargai hasil karya orang lain adalah dengan tidak mencela hasil karya orang tersebut meskipun hasil karya itu menurut kita jelek. Memberikan penghargaan terhadap hasil karya orang lain sama dengan menghargai penciptanya sebagai manusia yang ingin dan harus dihargai. Bisa menghargai hasil karya orang lain merupakan sikap yang luhur dan mulia yang menggambarkan keadilan seseorang karena mampu menghargai hasil karya yang merupakan saksi hidup dan bagian dari diri orang lain tanpa melihat, kedudukan , derajat, martabat, status, warna kulit dan pekerjaan orang tersebut.



A. Etika Islam Dalam Berkarya Dan Tujuannya.
Karya (Sanskerta)  kerja, usaha, ikhtiar
Q.S Al-Qasas 27.28
“Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhir dan janganlah kamu melupakan kebahagiaanmu dari (kenikmatan dunia).”
Sabda Rasulullah S.A.W (H.R. Tabrani)
“Bekerja mencari rezeki yang halal itu wajib bagi setiap muslim.”

**Karya  ciptaan atau hasil dari pekerjaan manusia
Proses sebuah karya memerlukan :

- Usaha
- Kesabaran
- Biaya
- Ilmu pengetahuan


 Dengan berfikir – dalil (Q.S Al Baqarah 2:164)

Etika Islam dalam bekerja :
1. Melandasi kerja dengan niat ikhlas karena Allah , mengharapkan ridho Allah S.W.T
2. Mencintai pekerjaan tersebut agar mencapai hasil yang optimal
3. Mengawali setiap pekerjaan dengan mengucapkan basmalah
4. Melaksanakan pekerjaan dengan cara yang halal
5. Tidak melaksanakan kerja yang sifatnya mendurhakai Allah SWT

6. Bekerja sesuai dengan kemampuan
7. Jujur dan dapat dipercaya
8. Sabar dan bersyukur
9. Seimbang antara dunia dan akhirat

B. Tujuan Menghargai Karya Orang Lain
1. Menjalin silaturrahim
2. Agar pembuat karya merasa senang
ﺧﻴﺭﺍﻟﻨﺎﺲ ﻤﻦ ﻳﻨﻔﻊ ﻠﻠﻨﺎ ﺱ (ﺮﻮﺍﻩ ﻤﺗﻔﻕ ﻋﻠﻴﻪ)
Artinya : “Sebaik-baik manusia adalah orang yang selalu memberi manfaat kepada manusia lain.” (HR Muttafaqun Alaih)

3. Mendorong pembuat karya untuk mempertahankan dan mengangkat kualitas karya ke arah yang lebih baik
4. Menjauhkan diri dari sifat suka menghina atau mencela
5. Meningkatkan taraf hidup pembuat karya

C. Sikap Menghargai Karya Orang Lain

1. Mau bertegur sapa dan menunjukkan harmonis muka pada orang yang berkarya
2. Memberikan pujian kepadanya
3. Menuliskan prestasinya pada media
4. Memberi hadiah kepadanya
5. Tidak merasa iri/ dengki kepadanya
6. Memberi selamat dan berjabat tangan kepadanya
7. Tidak mengambil keuntungan darinya

Selengkapnya...