Jumat, 17 Desember 2010

Pendekatan Geografi

1.       Pendekatan Keruangan (Spasial)
Mengkaji perbedaan lokasi dari sifat-sifat pentingnya seperti perbedaan struktur, pola, dan proses yang terjadi.
a.       Struktur keruangan terkait dengan elemen pembentukan ruang, berupa kenampakan titik, garis, dan area.
b.      Pola keruangan berkaitan dengan bentuk lokasi dari ketiga komponen. Misalnya memanjang, radial, terpencar-pencar, dll.
c.       Proses keruangan berkaitan dengan perubahan elemen pembentuk ruang.
Untuk menganalisis suatu masalah (fenomena) dengan pendekatan keruangan dapat dilakukan dengan pertanyaan 5W1H (what, when, where, why, who, dan how).

2.       Pendekatan Kelingkungan
Mengkaji interaksi antara lingkungan, organisme, dan manusia. Untuk menganalisis fenomena (masalah) dengan menggunakan pendekatan kelingkungan dapat dilakukan dengan :
a.       Identifikasi kondisi fisik yang mendorong terjadinya fenomena tersebut.
b.      Identifikasi sikap dan perilaku masyarakat dalam mengelola alam di lokasi terjadinya fenomena tersebut.
c.       Identifikasi budidaya yang ada kaitan dengan lahan di daerah kejadian.
d.      Analisis hubungan antara budidaya dan dampak yang ditimbulkan sehingga menyebabkan terjadinya fenomena itu.
e.      Coba temukan beberapa alternatif untuk mengatasi timbulnya fenomena tersebut.

3.       Pendekatan Kewilayahan (Regional)
Merupakan kombinasi antara analisis keruangan dan analisis kelingkungan, sehingga dapat membedakan karakteristik tiap-tiap wilayah (areal differentiation). Perbedaan atau persamaan antar wilayah akan menimbulkan interaksi karena saling membutuhkan (permintaan-penawaran), saling kerjasama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar