Senin, 02 April 2012

Minyak Jelantah Diolah Siswa SMPN 35 Jadi Sabun

*Nah, ini ada berita yang keren .... siswanya kreatif, bisa ngerubah minyak jelantah jadi sabun.. dan ini diolah oleh anak SMP !! *

BANDUNG
, Minyak jelantah atau sisa - sisa minyak goreng biasanya masih dipakai untuk menggoreng, padahal berbahaya bagi tubuh manusia sebagai pemicu kolesterol sampai jantung koroner dan kanker. Sebenarnya minyak jelantah sendiri dapat diolah melalui proses filterisasi (penyaringan), sehingga warnanya kembali jernih dan seolah seperti minyak goreng baru.
“Minyak hasil penyaringan bila di konsumsi menyebabkan gangguan sistem metabolisme darah secara bertahap dimulai dari penumpukan, penyumbatan pembuluh darah yang pada akhirnya berujung pada penyakit jantung,” kata guru SMPN 35 Bandung, Lea Tarliyah, Rabu (21/3/12), saat di temui di kampusnya Jln. Dago Pojok No. 756 Bandung..
Prihatin dengan penggunaan minyak jelantah itu, Lea mengajak anak didiknya untuk membuat sabun dari minyak jelantah. “Keprihatinan lain saat saya melihat pembuangan limbah minyak jelantah. Tanpa merasa bersalah memasukkan limbah tersebut ke saluran air sehingga merusak lingkungan,” kata Lea yang mengajar Pendidikan Lingkungan Hidup (PLH).
Untuk membuat sabun dari menyediakan air 100 ml yang dimasukkan ke botol plastik bekas ukuran 600 ml. “NaOH sebanyak 32 gram dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalam air tersebut. Kocok dengan hati-hati sehingga NaOH larut seluruhnya, NaOH bersifat korosif sehingga perlu kehati - hatian,” katanya.
Sedangkan minyak jelantah 200 ml dimasukkan ke dalam larutan air dan NaOH dan di kocok selama 30 menit. “Masukkan campuran itu ke dalam cetakan lalu simpan selama 3 - 4 minggu. Jika sabun masih berbau sisa jelantah dan warnanya masih agak kecoklatan dapat dilakukan pencucian kembali,” katanya.
Menurut Lea, sabun sebagai bahan penghilang noda salah satu bahannya adalah lemak. “Prinsip lemak dalam minyak jelantah dicoba untuk dimanfaatkan kembali. Sampai saat ini SMPN 35 Bandung sudah berusaha mensosialisasikan penggunaan sabun jelantah dan masyarakat sekitar sekolah menyambut dengan positif,” katanya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar